Target : Mengerti Bahasa Cinta
![]() |
| Hasil kerjanya mas bro |
Masih harus selalu belar tersenyum dan lemah lembut.
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
![]() |
| Hasil kerjanya mas bro |
Patner : Ibu
Target : mengalir saja
Siang ini hanya bertiga, aku , ibu dan si bayi. Waktu yang ada memang cukup singkat, hanya beberapa menit disela-sela istirahat makan siang ku. Aku termasuk orang yang cuek, maka dari itu sekarang lagi belajar untuk lebih perhatian melalui komunikasi yang produktif. Cieelah..
“Yaudah Bu makan dulu, biar dede nyusu dulu”. Aku sambil gendong dede terus masuk kamar. Eh ibu malah duduk terus cerita kegiatan dia sama dede dari pagi tadi. Karena si bayi nyusu ga bisa diem dan cuma dimainin, akhirnya ga jadi nyusu. “Ibu udah makan?”. tanyaku. “Udah tadi, orang udah tua mah makan harus dijaga, ga boleh berlebihan”, jawabnya. Terus dia cerita lagi deh, banyak. Aku mendengarkan, sambil menunjukan rasa ketertarikan, biar tambah excited ceritanya. Dan beliau jadi senangkan kalau diperhatikan dan didengarkan.
Aku :
Hari ini belajar untuk lebih perhatian dan menjadi pendengar yang baik. Semoga bisa terus selamanya.
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
![]() |
| Sedikit bikin lega hati |
Patner : Mas Bro
Target : Jadi pendengar yang baik
Pagi ini membahas tentang MLM, karena kemarin teman yang datang sekalian prospek MLM yang dia jalanin ke aku. Kita punya sudut pandang yang berbeda, saling berebutan kalau lagi menjelaskan. Mas Bro yang ga mau kalah, mengutarakan pendapatnya sendiri. Sedangkan aku, ga dikasih jeda kalau mau mengutarakan pendapatku. Akhirnya terbawa deh, jadi ikutan bicara saat dia bicara, terus dia diam. Saat aku berhenti bicara, dia menjelaskan lagi pendapatnya. Tapi saat itu aku lagi sibuk pakain bajunya si bayi yang aktif banget. Dan mas bro pun protes,”tuh kan giliran aku ngomong aja ga didengerin”. Padahal dia sendiri kalau aku ngomong juga suka gam au kalah (kalau dia lagi semangat) atau malah aku dicuekin, dan mesti ngulang apa yang aku udah omongin. Hedehhh..
Sebenernya siy bukannya tidak mendengarkan, tapi mendengarkan hanya saja sibuk sendiri. Ternyata sikap kaya gini ga baik juga ya. Jadi bisa menimbulkan selisih paham. Padahal komunikasi itu seharusnya dua arah, ada pembicara dan ada pendengar. Jadi menurut aku dalam komunikasi produktif itu bukan hanya belajar menjadi pembicara yang baik saja, tapi juga harus belajar menjadi pendengar yang baik juga.
Aku :
Aku masih suka ikut-ikutan dan ga sabar kalau lagi ngomong. Masih harus belajar menjadi pendengar yang baik. Harusnya selain “Budayakan membaca” mungkin aku juga harus “Budayakan Antri” atau seperti yang sering ditulis di belakang truk kali ya “Dilarang Mendahului”.
#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Kali ini berganti patner lagi, biar lebih banyak dan belajar dengan hal-hal yang berbeda.
Patner : Ibu
Target : Lebih sabar
Di malam sebelumnya, duduk-duduk santai aja sama ibu, cuma aku, ibu dan si bayi. Karena mas Bro lagi ke rumah mertua, jagain rumah yang kosong. Sedangkan Anggi lagi bikin kue di rumah tante, karena besok (Minggu) teman SMA ku pada mau main ke rumah. Ibu cerita tentang si bayi yang semakin pinter dan semakin aktif.Kalau nyuapin makan sampai harus ikut merangkak sama si bayi. Haduhh maaf ya..
Keesokan harinya bertiga, kita belanja ke tukang sayur dan pasar deket rumah. Jalan kaki sambil ngobrol santai. Mungkin ini yang dibutuhkan selama ini ya. Mendengarkan. Sampai di rumah dikeluarin belanjaannya, termasuk toge yang dibeli, dan itu toge di acak-acak sama si bayi. Aku Cuma bilang ke ibu,”Yank sabar ya bu, anak bayi ini emang begini ni”. Dengan nada dan intonasi yang pas serta senyum yang manis. Ibu pun tetap tertawa. Sepanjang hari, tetap tersenyum meski rumah isinya banyak karena pada datang semua. Lelahnya sudah pasti tapi beliau tetap tersenyum dan semangat. I love you bu.
Aku :
Karena hari ini di rumah banyak orang, jadi lebih banyak komunikasi, tanpa emosi pastinya. Lebih banyak tertawa. Kadang liat temen yang galak sama anaknya, jadi sebal ya. Duh besok ga mau kaya gitu (dalam hati). Masih harus belajar memilih kata-kata yang positif.
#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Patner : Mas Bro
Target : Tak pakai emosi
Malam sebelumnya ngebahas tentang mas bro yang salah daftar atas sesuatu. Aku bilang sebelum dia pergi untuk daftar A, tapi pas pulang kerja, liat dikertasnya, loh kok malah daftar B. Sebel siy. Aku yang salah menyampaikan atau dia yang salah mendengar. Tapi coba menahan emosi dan berhasil, untuk tetap santai dan stay cool. Hehe. Membahas kesalahan itu, yasudahlah toh bisa daftar minggu depan lagi katanya. Case Closed.
Pagi ini sepertinya gagal berkomprod, rasa kesal di hati jadi bikin males bicara dan menjawab asal. Awalnya siy gara-gara minta tolong ke mas bro jagain si bayi, eh malah nyautinnya ga enak (intonasinya siy yang ga enak). Jadi sebal. Saat sarapan bareng (masih dalam kondisi sebal) jadi kalau dia tanya, aku jawabnya asal deh atau seadanya. Tapi mungkin suasana hatinya mas bro udah baik kali ya, dia malah ngajak becanda dan bilang,”Yank qo gitu siy jawabnya, katanya udah belajar komunikasi, aku aja udah belajar juga”. Sambil cengengesan. Aku jadi ikut ketawa. Alhamdulillah masih diingatkan. Jadi buang jauh-jauh deh sebal dan kesalnya. Hmmm tapi pasti mereka balik lagi semaunya.
Aku :
Sepertinya masih harus banyak belajar tentang komunikasi produktif ini, karena terus terang prakteknya itu susah. Masih suka terbawa emosi. Di kantor pun sama, masih suka menatap layar komputer saat diajak bicara oleh teman. Tapi tetap selalu ada senyum sesudahnya.
#hari3
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
![]() |
| Habis mandi langsung sholat |