Tampilkan postingan dengan label iip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iip. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2020

Pertama Kali Bikin Video


Nama : Deasita Rachman
NIM : 3119551904


Masuk minggu ke-2 kelas ulat-ulat. Wah semakin seru, kali ini pakai video dan untuk pertama kalinya bikin video sendiri. Seru dan menyenangkan, awalnya bingung, tapi bahagia pas berhasil menyelesaikannya. Kalau videonya ga berhasil di buka di blog, klik disini



Oia kali ini juga aku men-icip-icip beberapa potluck yang tersaji.


1. Tips Menyusun Menu Bermain Anak
Oleh Mba Qurrota Ayun dari IP Depok
Rangkuman potlucknya :
- Menentukan jadwal belajar anak
- Sesuaikan dengan perkembangan usia
- Menentukan tema pembelajaran
- Mengelompokan 1 jenis tema ke dalam area montessori
- Brainstorming
- Membersamai anak dengan metode SERU ( Suka, Ekspresif, Rasakan, Upayakan)
- Evaluasi


2. Tips membersamai anak bagi ibu bekerja
Oleh Nur Hadijah Yuniarti dari IP Sulawesi
Rangkuman potlucknya :
Waktu krusial bersama anak adalah pagi dan malam hari. Kemudian dahulukan makhluk hidup dari pada benda mati, artinya dahukan anak ketimbang cucian yang menumpuk, hehe. Saat bersama anak wajib Fokus, Bekersama, No Gadget.


3. Mengatur Keuangan Keluarga
Oleh Miftahul Khoiroh dari IP Lamongan
Rangkuman Potlucknya :
Bagi keuangan keluarga dalam 5 pos, yaitu
- Zakat 5%
- Dana Darurat 15%
- Asuransi dan Investasi 20%
- Lifestyle 5
- Biaya Hidup 50%
Sepertinya penyaji kurang 5% ya, jadi kalau aku yang 5% ku tambah ke lifestyle aja deh, hehe, boros.


Demikian makananku kali ini, semuanya lezat. Terimakasih.

Selasa, 21 Januari 2020

Potluck Aku


Nama : Deasita Rachman
NIM : 3119551904


Bismillahh,

Yeay sudah masuk kelas ulat-ulat, seru ternyata, di kelas ini untuk sesi pertamanya, benar-benar harus mencari ilmu, suka deh. Dan berbagi satu sama lain, wah jadi makin betah mantengin tugas-tugas dari peserta lain, menarik semua tapi aku hanya menicip-icip yang aku butuhkan saja, tidak semua ku ambil, nanti bisa kekenyangan malah muntah. Hihihi. Dan ini adalah potluck aku, semoga presentasinya menarik dan rasanya lezat ya. Selamat menikmati.





Gimana, gimana apakah lezat? Besok aku akan belajar bikin potluck yang menarik dan lebih lezat lagi, semangat.

Senin, 13 Januari 2020

Peta Pembelajaran


Nama : Deasita Rachman
NIM : 3119551904

Bismillahh,,
Berbekal telur Orange kemarin, selanjutnya dibuat peta pembelajaran. Kali ini buatnya ga pakai aplikasi ah, kayanya lebih enak corat-coret di buku agenda yang setiap hari di bawa, biar ga tersesat hehehe.

Project ku di 2020 ini bertajuk "Yukz Hidup Lebih Baik".
Kenapa? Karena merasa di tahun sebelumnya hidup berantakan banget, mulai dari rumah, kantor, dan diri sendiri pastinya. Semoga tahun ini bisa lebih di atur, atur waktu, emosi dan keuangan. Biar emak tetep waras setiap harinya. Jadi ini lah peta pembelajaran ku.

Peta Pembelajaran

Demikianlah peta pembelajaranku, semoga bisa jadi panduan menjalankan satu tahun ke depan menuju hidup lebih baik. 




Senin, 06 Januari 2020

Semakin Menyempit Di Orange

Assalamu'alaikum,
Telur orange, kali ini tanpa panjang lebar, langsung aja nampilin gambar si telur orange. Semoga bermanfaat.


Sekarang nemu telurnya cuma 3 nih, semakin sedikit semoga bisa semakin fokus.

Senin, 16 Desember 2019

Menemukan Telur Hijau - Kekuatan Diri

Bismillahirrahmanirrahim,
Mulai nulis di blog lagi, karena tugas, semoga bisa nulis disini terus, semoga istiqomah.

Kali ini nulis tugas Bunda Cekatan, wah akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Dan lagi-lagi semoga bisa istiqomah, bisa tetap semangat, bisa terus belajar. Sependek sepengetahuanku, di BunCek ini kita belajar memantaskan diri menjadi Ibu, Istri dan Wanita yang cekatan terhadap peran-peran yang diambilnya. Nah untuk dapat memantaskan diri tersebut kita harus melalui fase-fase seperti seekor kupu-kupu. Wah bagaimana ya tugasnya, yuk ah lanjut.

Awal mulai seekor kupu-kupu adalah telur. Tugas perdana di BunCek ini adalah mencari telur hijau alias kekuatan diri. Bagaimana cara mencarinya? Ibu Septi, ngasih bocoran yaitu dengan membaginya menjadi 4 kuadran. Gambar 4 kuadrannya juga sudah dikasih, jadi aku tinggal isi saja deh.

Kuadran Kekuatan Diri


Kuadran ke-1 : Bisa dan Tidak Suka
Disini ku isi :
- Olah Raga
Aku bisa sih olahraga, meski hanya sekedar sit up, lari ataupun hanya sekedar jalan santai, eh tapi aku ga suka melakukan itu, dengan alibi aku kan udah nyuci, ngepel sama donk ya dengan olahraga, hahaha, padahal mah tetep beda ya.
- Berkumpul yang Berbeda
Aku seneng sih kumpul, tapi sama orang-orang yang sama atau searah sama aku, bukannya tak terima perbedaan ya, tapi aku tipikal orang yang minderan kalau ketemu sama orang yang lebih tinggi dari aku. Huft.

Kuadran Ke-2 : Bisa dan Suka
Ini kita bahas dibawah aja ya.

Kuadran ke-3 : Tidak Bisa dan Suka
- Memasak
Jujur saja aku ga bisa masak, ngulek cabe aja rasanya ga halus-halus, malah tangan yang panas. Tapi aku suka nyoba resep-resep dari cookpad, meskipun ga rutin dan hasilnya rasa masakannya kok aneh ya. Aku yang salah, bukan resepnya, hehe.
- Make Up
Kalo ini aku suka juga, pengen bisa gitu make up, kalau liat orang make up, aku pasti berseri-seri, wah cantik banget ya, wah gampang banget ya. Kemudian aku aplikasikan ke muka ku, bermodal liat vlog, tapi bingung deh, lagi- lagi hasilnya tak sesuai.
- Bernyanyi
Aku suka nyanyi bareng Rachel, tapi suara ku tak bisa merdu. Krik.. Krik..
- Menulis
Suka nulis tapi ga bisa jadi buku atau novel gituh, yaelah muluk banget sih pengennya haha. Alias aku tuh ga bisa ngarang, hmm mengembangkan tulisan gitu, wong skripsi ku aja singkat dan to the point, ga setebal punya teman-teman ku.

Kuadran ke-4 : Tidak Bisa dan Tidak Suka
- Menjahit
Aku ga suka ngejahit, karena hasilnya selalu mencong-mencong, atau ga kuat dan sering ke tusuk jarum. Tapi mau sih kalau ada kesempatan buat belajar jahit, kepengen bisa bikin baju sendiri.
- Berbicara di atas panggung
Nah ini, dari dulu sampai sekarang kalau harus berbicara dimuka umum atau panggung, aku selalu deg-degan, blank seketika apa yang mau diucapin. Seharusnya ini bisa dilatih sih ya, tapi sudah terlajur tak suka jadi males mau latihannya juga. Hehehe.

Balik ke kuadran ke-2 ya, ini hal yang aku suka dan bisa, nah hal-hal ini lah yang di yakini sebagai kekuatanku alias telur hijau. Semoga ini semua keluar dari hati ya.
Telur Hijau


- Belajar
Aku emang suka belajar, rajin kali ya, hehe, itulah kenapa aku masih berada dikelas buncek ini, mencari ilmu  meskipun ga selalu berada diperingkat 1.
- Bebikinan
Wah kalau ini aku suka banget, pakai bahan yang ada disekitar aja, tapi suka beli juga sih, liat-liat di medsos tentang mainan anak DIY, langsung deh di copy.
- Bermain
Nah karena biasanya bebikinannya itu mainan bocil, jadi abis bebikinan terus kita main bareng, senang kalau bocil senang maininnya, tapi kadang dia ga mau gitu atau malah ga sesuai dengan harapan ku, but it's ok, kita coba lagi esok hari.
- Icip-icip
Kalau yang ini tertular dari pak suami yang doyan  makan, karena dia selalu punya waktu khusus untuk makan diluar, jadilah istrinya ini bahagia kalau diajak coba makan di sini yuk, coba makan di situ yuk. Kadang makanannya tak sesuai dengan lidah, tapi tenang semua ga akan mubajir karena ada pak suami yang dengan senang hati menghabiskan, karena ya itu tadi, istrinya emang cuma suka icip-icip, bukan suka makan. Hihihi
- Belanja
Untuk yang satu ini, aku berfikir kayanya semua wanita hobi belanja deh ya. Cuma sekedar berbagi pengalaman dulu ya, aku senang belanja, eh malah jadi jualan online dan aku bahagia karena bisa menyalurkan hobi belanja meskipun barang belanjaannya buat dijual lagi. Tapi sekarang sih sudah tak seperti dulu, sudah jarang, belanjanya sekarang ya sesuai kebutuhan saja.

Sekian dulu deh tugas perdana BunCeknya, semoga tetap terus semangat.




Sabtu, 27 Januari 2018

Aliran Rasa : Level 3

ALIRAN RASA : MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK DEMI KEBAHAGIAN HIDUP

Pada tantangan level kali ini, prestasiku turun jauh. Tak sesuai target. Karena kondisi kesehatan yang kurang bagus, mesti bolak-balik dokter. Jadi sangat sulit untuk mempraktekan tantangan atau proyek keluarga, jadi  sulit juga untuk menulis laporannya. Pengaruh obat juga, jadi bawaannya mau tidur terus. Halahh alesan ajah ya aku, hihi.

Tapi tetep berusaha tuk setor laporan. Walaupun mungkin ga maksimal. Proyek kami adalah membersamai putri kecil kami. Berbagai cara kami lakukan, meskipun waktu yang kami punya terbatas bersamanya, tapi setiap hari kami selalu memanfaatkan waktu tersebut untuk membersamainya dengan berbagai cara. Harapan kami, semoga kami bisa terus membersamainya dengan cara yang lebih berkualitas pastinya. Kami pun akan terus belajar dan memfasilitasi agar lebih baik. Managemen waktu juga harus diperbaiki. Sungguh sulit buatku, dirumah membagi waktu untuk membersamainya dan pekerjaan rumah. Inilah tantangan ku, semoga bisa diatur tanpa harus kehilangan waktu bersama putri kecil ku.

Di tantangan level selanjutnya, semoga bisa jauh lebih baik dari yang kemarin. Dan aku juga bertugas jadi korlan, semoga bisa menjalankan tugas dengan baik juga. Aku akan berusaha walaupun sebenarnya masih harus banyak belajar. Wong bikin form aja masih berantakan. Haduh, pasti aku akan banyak bertanya niy, semoga bun Dewi, Fasilitator ku bisa membantu menjawab semua pertanyaan yang tak ku mengerti.

#gamelevel3
#bundaSayang
#MeningkatkanKecerdasan
#KuliahBunSayIIP

Senin, 08 Januari 2018

Mengenal Emosi Bayi

Hari ini saya hanya mengamati si bayi kecil. Emosinya terutama, dia menangis ketika ada saya, lebih rewel, mungkin karena kita berpisah beberapa jam. Saya hanya memeluknya, sambil bilang dede kangen ya, sesudah itu dia diam, dan main lagi. Kadang tertawa kalau hatinya senang.
Dia lagi susah makannya, tapi saya tetap menyuapi, kadang dia kesal ketika disuapi dan menggigit sendok makannya. Hihi, saya jadi tau emosinya lagi. Bahkan sekarang kalau dilarang dia suka berteriak, marah dan tidak suka.


Bayi kecil ini sedang belajar menunjukkan segala bentuk emosi yang dia rasa. Terkadang lucu melihatnya bahkan gemas dibuatnya. Dan aku masih harus belajar memahami emosi tersebut dan cara menanganinya. Dan ini perjuangan ditengah kondisi tubuh yang kurang sehat. Semoga selalu bisa tetap sabar dan tersenyum dengan segala bentuk luapan emisi si kecil.

#tantangan_hari_ke4
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Minggu, 07 Januari 2018

Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Hari minggu, uwau hari yang sangat sulit untuk pegang hp, jadi sulit juga niy bikin laporan tantangan 10 harinya. Karena proyek kami adalah membersamai bayi kecil kami, jadi kali ini sama aja siy seperti minggu-minggu sebelumnya, hari minggu pagi kami pergi jalan-jalan santai bersama si kecil tak perlu jauh-jauh ke taman dekat rumah saja. Sambil nyuapin sarapannya, karena dia sudah bisa berjalan meski dengan gaya maboknya, jadi ayahnya yang jagain dan aku bertugas nyuapin makanannya. Dan habis Alhamdulillah.

Main di taman

Pulang ke rumah, kamar berantakan, dan sudah saatnya ganti sprei, aku siapkan spreinya dan ayahnya yang mengganti, aku menyusui si bayi yang belum nyusu sejak bangun pagi. Hasilnya, yah harap maklumlah, hihi, tapi setelah selesai si bayi langsung naik ke kasur dan ketawa senang main diatasnya.

Saatnya menyetrika pakaian, kali ini aku yang mengerjakan sedangkan pak suami yang membersamai si kecil. Main di kamar sampai akhirnya ketiduran saat aku selesai menyetrika. Dan sepenuh hari libur ini, kami bersama si bayi di tambah dengan kerjaan rumah yang selesai semua. Lelah tapi menyenangkan.

#tantangan_hari_ke3
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Sabtu, 06 Januari 2018

Menghitung Uang

Pagi ini, masih ngusel dikasur, eh si tante dateng, nitipin uang kontrakan. Langsung sekalian aja menstimulus si kecil dengan berhitung. Dikasih ke si bayi, dia acak-acaklah itu uang. Terus aku ambil 1 per 1,sambil ku hitung 1 sampai sepuluh seriap lembarnya lalu ku tumpuk di satu sisi. Dan di acak-acak lagi sama dia. Terus diberikan kembali beberapa lembar, dan mulai ku kumpulkan dan ku hitung ulang. Sampai beberapa kali seperti itu, dan kemudian bosanlah dia ngajak keluar deh.

Bukan bermaksud ngajarin anak kecil tentang uang atau financial, tapi disini coba belajar berhitung, biar lebih familiar sama 1 sampai 10, kemudian juga belajar memindahkan sesuatu dari 1 sisi ke sisi lainnya.



#tantangan_hari_ke2
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Jumat, 05 Januari 2018

Memetik Bola

Project kita yaitu membersamai si bayi kecil, menstimulasi untuk meningkatkam kecerdasannya sesuai dengan usianya. Belajar sambil bermain, membuat seseuatu yang menyenangkan. Kali ini kami main petik bola. Inspirasi dari buku RMA1.

Bentangkan lakban, kami pilih dijendela. Kemudian kami tempel bola berwarna warni, si bayi kecil ini tugasnya hanya memetik bola. Sesekali kami teriakan nama warna dari bola yang berhasil dia petik. Saat dia berhasil memetiknya, dia tertawa. Melatih otot kakinya agar semakin kuat berdiri (dia sudah bisa berjalan loh, meski masih gaya mabok 😁) dan sekalian mengenalkan warna.

Ayo petik bolanya

#tantangan_hari_ke..
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Kamis, 21 Desember 2017

Aliran Rasa : Melatih Kemandirian Anak

Pada tugas kali ini aku memasang target yang lebih tinggi dari kemarin, yaitu melakukan dan membuat laporan secara 15 hari secara berturut-turut. Mood yang naik turun, ide yang mentok untuk dipraktekkan, praktek yang  gagal, emosi yang terselip, solusi yang salah. Hmm semua itu muncul dalam usahaku untuk mencapai target. Tapi niat dan tekad yang kuat akhirnya bisa membuat ku mencapai target tersebut.

Melatih kemandirian pada anak, bingung ya, karena anakku masih tergolong bayi, dan masih sangat sulit untuk diajak berkomunikasi, apalagi bekerjasama . Jadi aku hanya bisa merancang tema, isinya ya terserah anak mau melakukan apa. Ga jarang malah keluar dari garis tema yang ada.  Dalam prakteknya juga ga hanya aku berdua sama si bayi, tapi ada ayahnya si bayi, hmm kadang suka susah diajak kerjasamanya juga. Malah kadang suka bikin terbawa emosi. Jadi keinget terus deh sama materi sebelumnya, “Komunikasi Produktif”. Alhasil di tantangan kali ini, sambil melanjutkan tantangan materi sebelumnya deh. Semoga bisa lulus, dan menjadi kebiasaan yang baik buat keluarga kecil kami.

Hari bersamanya

Tapi setiap habis melakukan praktek-praktek bersama si bayi, kadang dari situlah aku banyak belajar, sedikit mengambil atau menyangkutpautkan dengan kehidupan bayi dan orang dewasa siy. Misal si bayi yang lagi belajar berjalan, dia ga akan berhenti karena terjatuh, malah akan bangun dan mencoba lagi. Pelajaran buat orang dewasa juga kan?! Kalau gagal jangan berhenti, tapi coba lagi, yakin saja suatu saat pasti berhasil.

#gamelevel2
#aliranrasa
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Kamis, 14 Desember 2017

Melatih Kemandirian dan Kesabaran

Huft ini adalah hari ke 15, semoga target pribadi mengumpulkan tantangan selama 15 hari secara berturut-turut bisa tercapai. Meskipun semangat yang naik turun, ide yang hilang timbul, tapi akhirnya sampai juga di hari ini.

Pagi ini sarapan si bayi tetap tanpa digendong, tapi ku suguhkan kembali bersama video lagu anak via hp ku. Hal ini lah yang membuat aku berdebat sama ayahnya. Karena dihari sebelumnya aku share tentang bahaya gadget untuk bayi dibawah 2 tahun. Ayahnya langsung bilang kalau aku ga konsisten. Aku pun berargumen biar anaknya makan. Tetap aja siy emank aku yang salah, tapi tetap hati ini kesal, coba aja deh 1x aja nyuapin anaknya makan, pasti akan mengerti. Seakan dia terus menyalahlan aku, aku jadi tambah emosi. Si bayi jadi kebawa-bawa deh sama keselnya aku. Duh jadi menyesal, saat menyusui aku bilang,"dede maaf ya, tadi unda jadi kesel juga sama dede". Si bayi tertawa aja melepas nen. Meleleh deh.

Hari ini emaknya yang mau mandiri nih. Sebelumnya sempat minta tolong suami buat bikin form di gdocs. Tapi aku coba aja sendiri, berbekal link yang dikasih oleh bunda Dewi, fasilitator kelas bunsay ku. Ku rancang dulu apa yang mau ku tulis, lalu ku buka linknya dan membuatnya deh. Ealah jaringannya malah naik turun. Sabar-sabar, dicoba lagi nanti deh ya. Akhirnya aku putuskan buat nulis laporan tantangan hari ini aja deh. Entah bisa di posting hari ini atau ga.


Saat kita ingin melakukan sesuatu yang baik, pasti selalu saja ada tantangannya. Salah satunya ya dengan hal-hal yang menguji kesabaran. Semoga aku selalu bisa istiqomah dan sabar ya.

#harike-15
#tantangan10h
#level2
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Rabu, 13 Desember 2017

Jangan Over Protektif

Sarapan pagi ini dilalui tanpa drama, tanpa digendong dan tanpa video anak. Yeay... dia hanya duduk sambil main tumbler kosong. Awalnya ku berikan sebuah buku, dibolak-balik dan kemudian bosan. Minta di bukakan tutup tumblernya dengan perintahnya yang unik "uh uh uh", setelah ku bukakan dia mencoba untuk menutupnya kembali. Dari semua percobaan yang dia lakukan tak satu pun berhasil. Belum berhasil tepatnya karena tenaganya yang belum kuat menekan tutup tumbler tersebut.

Setelah selesai sarapannya, aku masih punya waktu untuk bermain dengannya. Jadi kubiarkan saja ia bermain di depan kamar dengan balon gas yang sudah tak sanggup lagi untuk terbang. Dibawa balonnya kesana kemari, dipukul, saat balin bergerak dia tertawa riang. Kadang berdiri dan berjalan untuk mengambil balonnya dan kadang merangkak dengan cepat. Aku hanya mendampinginya saja dari jarak yang tak lebih 2 meter, sambil sesekali melemparkan balon tersebut agak jauh darinya. Dengan tujuan dia berjalan atau merangkak mengambil si balon. Eh tapi karena ayahnya pun masih punya waktu bersama kita, alhasil saat anaknya berdiri langsung digendong, saat anaknya merangkak cepat langsung diangkat. Ohh ayah yang protektif. Alasannya"nanti jatuh yank, nanti kejedot yank". Jadi gemes sama ayahnya, begini ga boleh, begitu ga boleh. "Gapapa yah, jadinya kan dia bisa belajar", jawabku.

Susahnya memfoto bayi yang lagi aktif

Meskipun waktu bersama kita terbatas. Tapi tak membatasi kasih sayang kami padamu de. Luv u..

#harike14
#tantangan10hari
#level2
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Selasa, 12 Desember 2017

Langkah Kecil

Acara makan hari ini tak semulus kemarin. Makan masih dengan nonton video lagu anak dan tanpa digendong, tapi kali ini mulutnya sudah di buka. Bener-bener butuh perjuangan, saat nyuapin makan siangnya, sudah dengan segala bujuk rayu, tapi tetap susah. Akhirnya dia menemukan aktivitasnya yang sangat menarik, saat HP ku berbunyi dan ku terima dari kantor, dia asik meremas-remas MPASI di mangkuknya. Di remas dengan ke dua tangan kecilnya. Ohh.. gemas, alhasil ku sudahi saja sesi makan kali ini. Sudah kotor lantai dan karpetnya, ku bawa dia ke kamar mandi untuk cuci tangan dan mulut. Dia tertawa senang, saat main air. Hmm bayi kecil.

Ku ganti kan bajunya, saat ke luar dari kamar, si bayi mulai berdiri dan melangkah. Langkah kecil si bayi semakin banyak. Aku selalu bersiap dibelakangnya, karena badan mungil ini masih sempoyongan kalau berjalan. Namun terkadang dia tak takut untuk berlari padahal jalan pun belum sepenuhnya bisa.


Semoga kau tak lelah untuk terus melangkah ya de. Dan kalau memang harus berlari maka berlarilah untuk mengejar impian.

#harike13
#tantangan10hari
#level2
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Senin, 11 Desember 2017

Antara Bola dan Jepitan

Hore... hari ini makan pagi, siang dan sore semua tanpa digendong dan semua porsinya habis, semua dilakukan dengan duduk manis sambil nonton video lagu- lagu anak. Hehe sebenarnya ini akan jadi masalah baru lagi buat besok niy. Tapi kami masih sulit tanpa gadget. Setidaknya kami punya batasan-batasan tersendiri untuk benda tersebut.

Hingga saat ini, masih melatih berjalan sendiri. Langkah kecilnya semakin banyak. Dan membuat emaknya ini semakin deg-degan liatnya. Tapi tetap harus tenang, jangan panik. Pagi tadi sebelum mandi, ku biarkan dia memilih mainannya sendiri untuk dibawa mandi. Dan si bayi kecil ini mengambil bola dan jepitan jemuran. Entah apa alasannya, ya sudah dibawa sajalah. Sesuatu yang menarik terjadi antara dua benda tersebut, mukanya yang agak heran karena bola mengapung dan jepitan tenggelam membuatku semakin gemas melihatnya. Dia berusaha membuat jepitan mengapung dengan cara meletakkan jepitan pelan-pelan di atas air, eh tenggelam juga. Aku tertawa kecil.


Kita sama-sama belajar. Meskipun kita berdua saling membutuhkan. Semoga kita bisa terus belajar tentang kemandirian dan mempraktekannya.

#harike12
#tantangan10hari
#level2
#kelasbundayiip
#melatihkemandirian

Minggu, 10 Desember 2017

Memang Harus Mandiri

Mandiri itu memang harus, wajib dan kudu ya. Hari ini entah aku belajar kemandirian atau karena keterpaksaan keadaan jadi melakukan hampir semua hal sendiri. Minggu libur dirumah, hampir tak ada momen yang terlewat bersama si bayi. Mulai dari nyiapin semuanya buat si bayi, ngaduk bubur pun sambil gendong si bayi yang aktif ini.

Belum lagi perihal pekerjaan rumah. Mendung, ngangkat kasur lantai. Malam harinya saat si bayi tidur, emaknya ini masih harus nyetrika. Dan harus berhenti sejenak saat si bayi terbangun minta susu. Ohh badan rasanya remek. Mungkinkah ini bisa disebut kemandirian? Atau  memang keterpaksaan karena tidak ada yang bisa dimintai tolong.

Belajar itu memang sulit dan mungkin karena keterpaksaan jadi bisa.

#harike11
#tantangan10hari
#level2
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Sabtu, 09 Desember 2017

Kerupuk Oh Kerupuk Lagi

Hari ini pagi-pagi sudah bangun. Keluar rumah sebentar terus diajak ke dapur deh. Biarinlah dia mau ngapain aja. Tapi hari ini masih saja dengan kerupuknya. "Uh uh uh", minta diambilkan kerupuknya. "Ambil sendiri de", kata ku. Terus dia duduk dan mengambil posisi merangkak, dapat deh kerupuknya, kemudian di masukkan ke mulutnya. Kerupuk oh kerupuk.

Masih di dapur, dengan perintahnya yang khas "uh uh", minta ini itu, dan aku masih dengan kata-kata yang sama, agar dia mengambil apa yang dia mau sendiri. Akhirnya diambil tomat, di gigit lah si tomat, beberapa kali gigitan dan bolonglah si tomat, seperti di gigit ulat hehe. Sudah bosan dengan tomatnya, ganti dia ambil jahe yang sudah dikeprek, "hah hah", katanya. Baru sekali gigit langsung dibuang. Ganti lagi dia ambil gelas, wuih kali ini langsung aku ambil gelasnya, soale gelas-gelas kaca, takut pecah dan kena kakinya. Karena bayi kecil ini sudah pernah mecahin piring. Setelah mengeksplor isi dapur. Dia balik lagi ngambil kerupuk. Oalah.. kerupuk oh kerupuk.

Menjelajah dapur

Semoga si bayi semakin tau akan hasil dari pilihannya. Kita ga akan tau kalau kita hanya menunjuk tanpa mengambil dan merasakannya, ya kan buibu.

#harike10
#level2
#tantangan10hari
#kelasbunsayiip
#melarihkemandirian

Jumat, 08 Desember 2017

Kerupuk

Hari ini bingung mau melaporkan apa ya. Bayi kecil makannya susah banget, sudah dicoba ga di gendong, di gendong, pakai sendok, pakai tangan langsung, di peluk, di pangku, semuanya tetap sama, cuma masuk beberapa suap saja. Haduh kumaha iue.. di suapin buah pun tak mau. Dia lebih pilih kerupuk, itu kenapa kalau kerupuk bisa ga ditutup mulutnya.

Nangis langsung berdiri terus melangkah dan jatuh. Sekarang semakin pinter kalau nangis langsung mau ngejar atau nyamperin dengan cara berjalan tapi tetap masih terjatuh. "Apa? Dede minta apa?", tanya ku. Dia langsung merangkak, mengambil kerupuk dan minta dibukakan plastiknya,"uh uh", katanya.  Aku buka plastiknya, terus aku potong, aku hanya mau memberikan potonga kecil, aku bilang,"tangan dede kotor". Dia langsung liat tangannya kemudian ditepuk-tepuk, seperti saat aku membersihkan tangannya kalau ada kotoran. Kemudian kuberikan potongan kecil kerupuk itu. Dan abis donk kerupuknya, kenapa kalau MPASI dan buahnya ga mau. Haduhh.. tak lama sesudah itu, dia rungsing, digendong terus tidur tanpa makan dan susu. Nambah dilema emaknya.


Dia sudah tahu apa yang menjadi keinginannya. Meskipun bikin emaknya ini bingung. Tapi semoga jadi awal yang baik untuk menentukan pilihan dimasa depan ya de. Dan semoga besok makannya lahap.

#harike9
#level2
#tantangan10hari
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Kamis, 07 Desember 2017

Ayo Naik

Untuk urusan makan tanpa digendongnya, masih sama euy, masih tak bisa diam, masih harus ikut merangkak kemanapun dia pingin. Tapi tetap harus sabar, demi masuknya MPASI yang sudah dibuat dari beduk subuh ini. Benar-benar indah ya proses belajarnya. Dan aku menikmatinya.

Pagi ini mencoba melatih si bayi berjalan sendiri. Tapi saat ku pinta dia untuk berdiri dan berjalan, si bayi tak mau. Sehabis puas nyusu di kamar. Dia keluar dari kamar sendiri, merangkak keluar. Ada mainan kucing di lantai, kemudian dia ambil dan memberikannya pada ku. Aku ambil mainannya, dia malah langsung merangkak lagi, berdiri di pinggir sofa, melihat bolanya ada di atas sofa. "Uh uh uh", dia minta diambilkan bolanya. Aku bilang,"ambil de bolanya, ayo naik ". Dia pun berusaha untuk naik, meski ada adegan jatuhnya, aku tetap tenang dan dia mencobanya lagi. Aku letakan si kucing mainan dekat bolanya. Kemudian dia mencari cara untuk naik, akhirnya dia berhasil menaiki sofa dari tumpukan kasur lantai yang memang sudah ada di depan sofa. Dia bahagia berhasil mengambil bolanya, kemudian digigit-gigit. Ini bukan untuk pertama kalinya dia naik ke sofa bahkan naik ke meja pun dia pernah. Selama semua ku rasa masih aman, aku masih tenang, asal dia masih dalam jangkauanku jika sekiranya terjatuh. Hihihi


Kadang memang keinginan kita tak sesuai sama hasil, tapi tak apalah. Semoga bisa terus berusaha untuk meraih yang diinginkan ya de. Walaupun terlihat sulit, tapi dengan kegigihan pasti bisa.

#harike8
#level2
#tantangan10hari
#kelasbunsayiip
#melatihkemandirian

Rabu, 06 Desember 2017

Si Lumba-Lumba

Sarapan pagi ini, habis seporsi, duduk manis sambil nonton video lagu anak (jiah masalah baru lagi ini mah). Proses suap-menyuapi pun lancar jaya dari awal hingga akhir. Hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 menit. Yee emak bahagia, andai tiap makan begini. Ga seru donk ya kalau hidup tanpa drama. Hihihi

Terus sebelum emaknya berangkat kerja, masih punya waktu untuk main sebentar sama bayi yang lucu ini. Aku memintanya mengambil boneka ikan lumba-lumbanya, dan memintanya untuk berdiri dan jalan. Dia langsung merangkak terburu-buru, mengambil bonekanya, mencoba berdiri, jatuh dan berdiri lagi, karena belum bisa belok, dan ia ingin berbelok jadi saat melangkah akhirnya jatuh lagi atau menjatuhkan diri. Tapi dia tertawa dan memberikan silumba-lumba pada ku, “uh uh uh”, katanya. Ku mainkan boneka ikan itu naik turun layaknya ikan yang sedang berenang dan kuletakkan kembali di tempat semula.  Dan dia bersiap untuk mencobanya lagi, semua dari awal. Yeee lanjutkan de.


Semoga jalannya semakin lancar.Bisa berdiri dengan kaki sendiri dan berjalan tanpa bantuan orang lain menjadi awal dari kemandirianmu ya de. Masih banyak hal yang harus kita pelajari bersama. Luv you.

#harike7
#Tantangan10hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian